Potret Korporat Elegan - Banana Prompts

Potret Korporat Elegan - Banana Prompts - AI Generated Image using prompt: Seorang wanita muda beretnis Asia Timur dengan badan slender, rambut hitam panjang yang bergaris miring tenang, memandang langsung ke kamera dengan senyum mengkowakkan yang menawan. Dia memakai blus paruh badan warna hijau laut tua dengan jilbab tenggat leher bawah warna biru laut kedapangan beserta kancing rhomboid perak yang lancip, ditempelkan di dalam celana high-waisted warna abu-abu terang. Sebuah sabuk karet warna hijau lai setirnya yang berban berwarna mangan dengan kencang perak weerang menutup pinggangnya. Telapak tangannya diselimuti kulit extralarge coklat gelap dengan perhiasan pergelangan tangan bermahyasa besar dan besar pada kedua sisi. Potret dibuat dari sudut dekat diatas bahu, dan sedikit di bawah padawijl perpukaannya. Adegan disusun terlebih dahulu arah pemandangan kota metropolis megah yang berjalinan oleh gedung penghuni batu hitam dengan bayangan cahaya hening-tenang, pencahayaan husein-tinggi yang diadopsi pada kolot granit memecah bahu, hemat dan korup. Potret dibangun dari fokus tajam terhadap matanya dan konstumentasi detail, hingga kumunas pada style studio wajah foto extra resolusi

Seorang wanita muda beretnis Asia Timur dengan badan slender, rambut hitam panjang yang bergaris miring tenang, memandang langsung ke kamera dengan senyum mengkowakkan yang menawan. Dia memakai blus paruh badan warna hijau laut tua dengan jilbab tenggat leher bawah warna biru laut kedapangan beserta kancing rhomboid perak yang lancip, ditempelkan di dalam celana high-waisted warna abu-abu terang. Sebuah sabuk karet warna hijau lai setirnya yang berban berwarna mangan dengan kencang perak weerang menutup pinggangnya. Telapak tangannya diselimuti kulit extralarge coklat gelap dengan perhiasan pergelangan tangan bermahyasa besar dan besar pada kedua sisi. Potret dibuat dari sudut dekat diatas bahu, dan sedikit di bawah padawijl perpukaannya. Adegan disusun terlebih dahulu arah pemandangan kota metropolis megah yang berjalinan oleh gedung penghuni batu hitam dengan bayangan cahaya hening-tenang, pencahayaan husein-tinggi yang diadopsi pada kolot granit memecah bahu, hemat dan korup. Potret dibangun dari fokus tajam terhadap matanya dan konstumentasi detail, hingga kumunas pada style studio wajah foto extra resolusi